Detik-detik waktu telah mengantar langkah sukses Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, Drs. H. Syahrir Wahab, MM bersama H. Saiful Arif, SH yang digandengnya pada masa pilkada tahun 2010 lalu untuk tampil menjadi paket Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Periode 2010-2013.
Gerbong waktu telah membawa kedua pasangan pemimpin dari kalangan birokrasi ini menapaki periode tahun keempat masa pemerintahannya, sebagai pemegang kemudi pembangunan di daerah berjuluk Bumi Tanadoang yang terletak di semenanjung paling selatan, provinsi Sulsel tersebut.
Dalam rentang waktu yang nyaris bertepatan, beragam bentuk capaian kemajuan dipersembahkan pasangan Syiar kepada segenap komponen warga dan keluarga masyarakat Selayar, baik dari sisi capaian pembangunan fisik maupun dari sektor non fisik.
Salah satu bentuk kemajuan tersebut tertuang secara nyata melalui semakin lancarnya moda transportasi dari dalam dan luar Kabupaten Kepulauan Selayar yang sekaligus menjadi simbol dari kian mudahnya aksesibilitas moda transportasi laut di daerah penghasil jeruk manis tersebut.
Kemudahan aksesibilitas perhubungan laut ini salah satunya turut didukung dengan mulai beroperasinya secara resmi kapal Pelni bernama KM. Wilis yang tiba dan berlabuh pertama kali di Dermaga Rauf Rahman, Benteng, pada hari Selasa, (17/12) sekira pukul 09.00 Wita.
Kapal berkapasitas lima puluh orang enam yang dinakhodai Jasa Priadi, SE.MM dengan jumlah lima puluh dua orang anak buah kapal ini, rencananya akan melayani route pelayaran untuk tujuan Pelabuhan Marapokot, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kehadiran kapal Pelni di Dermaga Rauf Rahman, kontan mendapat apresiasi dari Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH. Titipan harapan disampaikan Moh. Hidayat dihadapan wartawan media cetak, elektronik dan online.
Mudah-mudahan pihak perusahaan kapal akan konsisten pada jadwal operasional pelayaran yang telah ditetapkan. Hingga dengan sendirinya, hal ini akan memudahkan para pengguna jasa penyeberangan di lintasan Pelabuhan Selayar dan sebaliknya dari Pelabuhan Marapokot, pinta Hidayat dihadapan wartawan media massa yang menemui dirinya di Dermaga Rauf Rahman Benteng pada hari Selasa, (17/12) pagi kemarin.
Dikatakannya, PT. Pelni merupakan salah satu perusahaan plat merah yang bergerak di bidang jasa transportasi laut, menyiapkan berbagai armada kapal lautnya untuk mengangkut penumpang yang akan menyeberangi lautan menuju beberapa pulau yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Salah satu kapal pelni yang dipersiapkan untuk beroperasi di bulan Desember 2013 adalah Kapal Motor WILIS. Kapal laut ini terdiri dari beberapa kelas kabin yaitu mempunyai 2 kelas kabin yaitu kelas 2 dan kelas ekonomi.
Kapal Pelni Wilis akan melakukan perjalanan ke beberapa pelabuhan di Indonesia yaitu Surabaya, Makassar, Bima, Labuan Bajo, Waingapu, Ende, Kupang, Marapokot, Maumere dan Larantuka.
Sampai dengan diturunkannya berita ini, M. Hidayat memastikan, situasi dan kondisi kantibmas di wilkum Polres Kepulauan Selayar tetap aman dan terkendali. (fadly syarif)
Tampilkan postingan dengan label teropong negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teropong negeri. Tampilkan semua postingan
14.33
Kemudahan Moda Transportasi Laut Mengiringi Laju Perkembangan Bumi Tanadoang
Label:
teropong negeri
05.04
Banjir Hujan Extrem Rendam Kabupaten Kep. Selayar
Perangkap banjir seakan sengaja
dibuat diantara jalur jalan raya yang menuju ke Asrama Polisi Lango-Lango
Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. pembangunan jalan setapak tanpa keberdaan
saluran pembuangan air berupa drainase telah mengakibatkan terendamnya asrama
polisi lango-lango sejak hari Minggu, (15/12) dini hari.
Kondisi permukaan air yang sudah
mulai merendam asrama polisi Lango-Lango di bilangan Jl. S. Siswomiharjo, sejak
dari pukul 09.00 wita tersebut, nyaris rata dengan ketinggian jalan setapak di
depan asrama polisi lango-lango.
Sementara ketinggian air yang
merendam kawasan pemukiman di sekitar asrama sampai saat ini hampir setinggi
mata kaki orang dewasa. Kondisi cuaca kota Benteng yang hingga hari, Senin,
(16/12) pagi masih terus diguyur hujan deras, diperkirakan akan semakin
memperparah tingkat ketinggian rendaman air hujan di sekitar hunian, milik aparat
penegak hukum berseragam coklat di Mako Polres Kepulauan Selayar tersebut.
Terkait hal ini, Kapolres
Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH dalam keterangan persnya
dihadapan wartawan hari Senin, (16/12) pagi, kembali mengingatkan pemerintah
kabupaten untuk segera memikirkan upaya pembangunan drainase di sekitar asrama
polisi lango-lango.
Akibat curah hujan deras yang
mengguyur Kabupaten Kepulauan Selayar selama semalaman suntuk pada hari Minggu,
(15/12), sejumlah ruas jalan lain ikut direndam banjir musiman. Tiga diantara
ruas jalan tersebut masing-masing : ruas jalan KH. Achmad Dahlan, Benteng,
tepat di depan warung kopi culang.
Ketinggian rendaman air hujan di
sekitar jalan poros KH. Achmad Dahlan, dan RE. Martadinata ini, membuat warung
kopi Culang menjadi lengang dan tidak sedikitpun diwarnai oleh aktivitas pengunjung
maupun pelayan warung kopi.
Rendaman yang tak kalah parah,
mewarnai ruas jalan poros yang menghubungkan jalur keluar-masuk kota Benteng di
depan Pasar Sentral Bonea. Akibat tingginya rendaman air hujan yang menggenangi
beberapa ruas jalan di sekitar, Pasar Sentral Bonea, sejumlah kendaraan roda
dua sempat dibuat macet dan harus didorong pemiliknya.
Informasi dilapangan menyebutkan,
kerusakan motor rata-rata, disebabkan oleh faktor busi motor yang kemasukan
air. Selain itu, banjir serupa, ikut menggenangi beberapa ruas jalan di sekitar
APMS yang terletak tidak berjauhan dengan sungai balang sembo.
Informasi dilapangan menyebutkan,
banjir di sekitar lokasi APMS dipicu oleh luapan Sungai Balang Sembo yang
alirannya lumayan deras. Banjir hujan extrem di Kabupaten Kepulauan Selayar
juga ikut menggenangi sejumlah lokasi jalan dan pemukiman padat penduduk
seperti yang terjadi di jalan poros SMK Kelautan Benteng, kawasan pemukiman warga
masyarakat di lingkungan Bonehalang Selatan, serta kompleks padat warga yang masing-masing
terletak di Jl. Angkajeng dan Jl.
Melinjo Benteng. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
06.45
Filter Rokok Memang Mengandung Darah Babi
Ketua Komisi Nasional
Pengendalian Tembakau (Komnas PT), DR Hakim Sarimuda Pohan, mengungkapkan bahwa
dalam filter rokok yang banyak digunakan di Indonesia terkandung bahan yang
berasal dari darah babi.
Hemoglobin atau protein
darah babi digunakan dalam filter rokok untuk menyaring racun kimia agar tidak
masuk ke dalam paru-paru perokok, kata Hakim saat menjadi pembicara dalam
dialog bahaya merokok bagi kehidupan berbangsa di Balaikota Banjarmasin,
Kalimantan Selatan, Rabu.
Ia meyakini bahwa
filter yang digunakan untuk rokok yang beredar di Indonesia merupakan filter
impor yang mengandung komponen dari darah babi. Menurutnya, semua itu diketahui
setelah adanya pernyataan yang diungkapkan ahli dari Australia atau Profesor
Kesehatan Masyarakat dari Universitas Sydney, Simon Chapman.
Profesor di Australia
memperingatkan kelompok agama tertentu terkait dugaan adanya kandungan sel
darah babi pada filter rokok. Profesor Simon Chapman menyatakan itu merujuk
pada penelitian di Belanda yang mengungkap bahwa 185 perusahaan berbeda
menggunakan hemoglobin babi sebagai bahan pembuat filter rokok.
Menurut Hakim, sudah
selayaknya umat Muslim yang mayoritas di Indonesia ini menjauhi barang yang
nyata-nyata dilarang agama tersebut. Bukan hanya kaum Muslim, tetapi kaum Yahudi
juga melarang pemanfaatan babi untuk keperluan seperti itu, tambahnya dalam
dialog dalam rangkaian sosialisasi peraturan daerah (Perda) yang melarang
merokok di tempat tertentu.
Dalam dialog yang
dihadiri ratusan peserta dari kalangan PNS, pengelola hotel, restoran, dan
pengelola tempat-tempat umum tersebut juga dihadiri Wali Kota Banjarmasin Haji
Muhidin dengan moderator Kepala Dinas Kesehatan setempat, drg Diah R Praswasti.
Dialog tersebut ditutup
dengan acara tanya jawab dan penyampaian saran tentang perlunya Fatwa Majelis
Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan merokok.(Int)
Label:
teropong negeri
04.06
Kontingen Bola Volly Pantai Kep. Selayar Harumkan Citra Daerah di Tengah Selimut Keterbatasan
Manager atlit bersama pelatih tim
bola volly pantai dari jajaran Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan yakni
Bripka Kartono dan Brigadir Joko Susilo, sukses mengantarkan sembilan orang kontingen
atlet bola volly pantai putra dan putri Kabupaten Kepulauan Selayar, meraih
juara empat pada pertandingan yang diselenggarakan oleh PBVSI Sulawesi-Selatan.
Kesembilan orang kontingen bola
volly pantai Kabupaten Kepulauan Selayar, secara resmi ditetapkan sebagai
peraih juara empat dari sepuluh kabupaten/kota yang ikut memperebutkan
kejuaraan pada event tersebut.
Kontingen bola volly pantai Putra kota
Makassar ditetapkan sebagai peraih juara satu, disusul Kabupaten Takalar, Kabupaten
Barru dan Kabupaten Kepulauan Selayar. sementara peraih juara satu tim bola volly
putri ditempati oleh kontingen Kabupaten Maros, Takalar, Makassar dan Kabupaten
Kepulauan Selayar.
Meski demikian, masyarakat dan
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar diharapkan tetap berbangga hati dengan
peraihan juara yang berhasil disabet oleh tim bola volly pantai asal Kabupaten Kepulauan
Selayar.
Mengingat kesembilan orang
kontingen bersama tim pelatih dan managernya tetap mampu membawa pulang gelar
juara, meski mereka harus diberangkatkan ditengah segala bentuk keterbatasan
yang ada.
Satu hal yang tak kalah
membanggakan, bahwa ditengah keterbatasan tersebut, salah seorang tim bola
volly pantai putra, asal Pulau Pasitallu, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten
Kepulauan Selayar, an. Sukman dinobatkan sebagai atlet perwakilan
Sulawesi-Selatan di ajang Kejurnas volly pantai kelas yunior.
Sukman akan tampil bersama dengan
pemain volly asal Kabupaten Pangkep untuk mewakili tim bola volly pantai
Provinsi Sulawesi-Selatan diajang Kejurnas kelas junior.
Melalui bidang olahraga, Kapolres
Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH dalam kapasitasnya selaku
Ketua PBVSI Kabupaten, menitipkan harapan besarnya kepada para atlet olahraga didaerah
ini untuk dapat berjuang maksimal mengangkat dan mengharumkan citra kabupaten
kepulauan selayar dimata dunia international.
Lewat bidang olahraga pula, Moh.
Hidayat berharap akan dapat menumbuhkan rasa sportivitas di tengah-tengah
lingkungan kehidupan masyarakat sebagai simbol kesiapan berkompetisi di segala
bidang. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
12.20
Ajakan
menjadi pemilih cerdas menjelang penyelenggaraan pemilihan calon anggota
legislatif periode 2014-2018 tak henti-hentinya disuarakan oleh Komisi
Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. KPU dalam
kapasitasnya selaku lembaga penyelenggara pemilu pada tingkatan kabupaten/kota.
KPU Kepulauan Selayar Giatkan Kampanye Sukses Pemilu 2014
Menjelang
masa pemilihan calon anggota legislatif yang tinggal tiga bulan lagi, Komisi
Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan tidak bosan-bosannya
menghimbau warga masyarakat untuk dapat lebih selektif di dalam menentukan
pilihan.
“Jadilah
pemilih cerdas”, telusuri rekam jejak calon pemimpinmu, karena mereka akan
menentukan masa depan bangsa, suaramu untuk bangsamu. Dalam kaitan itu pula, pastikan nama anda terdaftar pada lembaran
daftar pemilih tetap dan bagi yang belum terdaftar, untuk segera mendaftarkan
diri sebagai pemilih khusus di PPS/PPK atau KPU kabupaten/kota terhitung per 1
Desember-26 Maret 2014 mendatang.
Himbauan
ini disampaikan secara langsung, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan
Selayar, Hasiruddin dalam keterangan persnya dihadapan wartawan media cetak,
elektronik dan media online nasional pada hari,
Sabtu, (16/12) siang.
Dia
berharap warga masyarakat dapat menggunakan hak pilih berdasarkan rasionalisme
serta hati nurani tanpa unsur tekanan dari pihak manapun dengan cara mencoblos
partai politik dan atau calon pilihan hatinya masing-masing.
Senada
dengan hal tersebut, kata bijak terlontar secara spontanitas melalui ungkapan
kata yang disampaikan Kasubag Hukum Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten
Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, SH. ‘Kata
hati bersuara’ “Walau tak sempurna, tetap angkat suara”
Lewat
kata bijak ini Andi Dewantara menitipkan seuntai harap kiranya masyarakat dapat
menggunakan hati yang jernih dan nurani dalam menentukan pilihan demi keberlanjutan
masa depan pembangunan bangsa dan negara di masa mendatang.
Sementara
itu, bersamaan dengan semakin dekatnya time
schedulle pelaksanaan hari H Pemilu, KPU Kepulauan Selayar, tak luput
menyampaikan ajakan kepada segenap komponen partai politik dan caleg peserta
pemilu untuk secara jujur, transparan dan akuntabel melaporkan dana kampanyenya masing-masing (Help Desk) laporan dana kampanye
peserta pemilu tahun 2014 tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar. (fadly
syarif)
Label:
teropong negeri
12.15
Menutup Akhir Tahun 2013 Polres Selayar Agendakan Coffe Morning
Silaturahmi kantibmas
yang mengagendakan acara, “Coffe Morning” dan Jumpa Pers terkait pengendalian
situasi kantibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan
dijadwalkan bakal mengisi catatan perjalanan kinerja akhir tahun institusi
Polri menjelang pergantian tahun 2013 ke tahun 2014. Agenda kegiatan coffe
morning rencananya akan dipusatkan di Cafe Tempat Biasa di ruas Jl. S.
Siswomiharjo Benteng, pada hari Senin, (16/12) sekira pukul 09.30 Wita.
Kegiatan Coffe Morning
bertajuk penyampaian press release terkait dengan penanganan sejumlah perkara
tindak pidana kejahatan selama bulan Desember 2013 ini rencananya akan
menghadirkan tamu undangan dari kalangan wartawan, LSM, tokoh masyarakat, tokoh
agama, para kasat, kapospol, kapolsek, dan perwira dari lingkungan institusi
Polres Kepulauan Selayar.
Selain para tamu
undangan, acara ini akan turut menghadirkan jajaran anggota Muspida yang
terdiri atas Kejari Kepulauan Selayar, I Wayan Eka Putra, SH, Dandim 1415 Kep.
Selayar, Letkol Inf. Agung Priyo S, Ketua DPRD Kep. Selayar, Hasanuddin, BA,
dan para ketua partai politik se Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kapolres Kepulauan
Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH mengutarakan, kegiatan press release
ini merupakan rangkaian jumpa pers kedua yang digelar Polres Kepulauan Selayar
dalam bulan Desember 2013.
Setelah sebelumnya,
Polres Kepulauan Selayar juga sempat menggelar press release terkait dengan
penangkapan pelaku judi togel, pengebom ikan dan pelaku penyelundupan BBM.
(fadly syarif)
Label:
teropong negeri
12.12
Polantas Polres Kepulauan Selayar Membaur Dengan Club Motor Ninja
Penggalangan sejuta
kawan sebagai salah satu bentuk program andalan Kapolda Sulselbar, Irjen Polisi
Burhanuddin Andi, SH kembali diaplikasikan secara nyata oleh jajaran Polantas
Polres Kepulauan Selayar melalui rangkaian kegiatan pendekatan dan pengarahan
kepada organisasi club motor ninja yang baru terbentuk pada hari Sabtu, (14/12)
malam.
Kegiatan pengarahan
kepada puluhan pengendara motor ninja difokuskan pada upaya terwujudnya kamseltibcar
di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar dan sekaligus diharapkan menekan
terjadinya angka fatalitas kecelakaan sia-sia dijalan raya sebagai akibat dari
perilaku ugal-ugalan sebahagian pengendara kendaraan roda dua yang tidak paham
akan rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.
Kapolres Kepulauan
Selayar, Sulawesi-Selatan, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH berharap kiranya
kehadiran organisasi club motor ninja di Kabupaten Kepulauan Selayar akan dapat
menjadi media kampanye tambahan untuk mewujudkan ibukota Benteng sebagai pusat
percontohan kawasan tertib berlalu lintas. (fadly
syarif)
Label:
teropong negeri
12.09
37 Warga Nelayan Pesisir Kecamatan Takabonerate Meriahkan Pelatihan Pemancing Ikan Cakalang
Kegiatan sosialisasi
yang dirangkaikan dengan pelatihan warga nelayan pemancing ikan cakalang
yang dimotori oleh Kapolsek Takabonerate
bekerjasama dengan KBO Sabhara Polres Kepulauan Selayar, IPTU Achmad Ramadhan Roedjito, dengan menghadirkan Kepala Operasional
PT. Ocean Mitra Mas, bersama Kepala Armada PT. Ocean Mitra Mas, serta Kepala
UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Kecamatan Takabonerate, berlangsung lancar
pada hari Sabtu, (14/12), sekira pukul 19.00 Wita.
Seremonial pelatihan
dilaksanakan di Gedung Pertemuan Kecamatan Takabonerate yang terletak di Dusun
Tangnga-Tangnga, Desa Batang. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dihadiri oleh
masing-masing tujuh belas orang perwakilan warga masyarakat nelayan Desa
Batang, enam belas orang perwakilan dari Desa Kayuadi dan empat orang
perwakilan warga masyarakat nelayan Desa Nyiur Indah
Sementara enam desa
kepulauan lainnya berhalangan hadir, disebabkan oleh persoalan kondisi cuaca
buruk. Meski hanya dihadiri oleh total tiga puluh tujuh orang peserta. Akan
tetapi, kegiatan tersebut cukup mendapat respon positif dari masyarakat yang
terlihat sangat antusias untuk ikut belajar menjadi pemancing ikan cakalang
profesional.(fadly syarif)
Label:
teropong negeri
10.17
Polres Kepulauan
Selayar, Sulawesi-Selatan kembali merintis program kerjasama pekan sosialisasi
dan pelatihan bagi warga nelayan pemancing ikan cakalang yang salah satu
tujuannya dimaksudkan untuk menambah dan meningkatkan kemampuan serta
keterampilan warga nelayan pesisir lokal yang bermukim di sekitar pulau-pulau
pesisir kawasan Taman Laut Nasional Takabonerate.
Polres Kepulauan Selayar Galang Kerjasama Pelatihan dan Sosialisasi
Dengan demikian, warga
nelayan pesisir diharapkan tidak lagi hanya akan mampu untuk memancing ikan
sunu atau bahkan nekad membom ataupun membius ikan yang dapat berbuntut merusak
biota laut dan menjerumuskan pelakunya pada konsekuensi terparah berhadapan dengan
institusi aparat hukum.
Sebagai bentuk
kelanjutan dari kerjasama pelatihan yang akan diselenggarakan bersama antara Polres
Kepulauan Selayar, Dinas Kelautan dan Perikanan serta pihak investor dari
perusahaan PT. Ocean Mitramas, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan
mengikutsertakan dua orang warga nelayan pemancing ikan cakalang lokal.
Masing-masing warga
nelayan akan diikut sertakan diatas tujuh belas unit armada kapal pemancing
ikan tuna. Dengan sendirinya, tiga puluh empat orang nelayan pemancing ikan
tuna asal Kabupaten Kepulauan Selayar akan dipekerjakan secara resmi pada
ketujuh belas armada kapal penangkap ikan milik PT. Ocean Mitramas.
Nelayan-nelayan
tersebut kata Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH akan
diikut sertakan sebagai tenaga kerja, setelah mereka dinyatakan lulus dan sudah
mahir.
Pelatihan ini
rencananya akan diselenggarakan pada hari Sabtu, (14/12) sekira pukul 19.00
Wita bertempat di kantor Mapolsek Takabonerate dengan koordinator kegiatan
Kapolsek Takabonerate, IPDA Ilyas Kadir, didampingi KBO Sabhara, IPTU Achmad
Ramadhan Roedjito.
Dalam kaitan pelaksaan
kegiatan tersebut, Moh. Hidayat telah menginstruksikan seluruh jajaran anggota
Polsek Takabonerate untuk dengan segera menginformasikan rencana kegiatan
kepada Camat dan para Kepala Desa di masing-masing wilayah pemerintahan
Kecamatan Takabonerate.
Dia berharap, camat dan
para kepala desa akan menyampaikan himbauan kepada masing-masing warganya untuk
dapat menghadiri giat pelatihan dan sosialisasi dimaksud. Tinggal akan pikirkan
armada kapal khusus bagi kelompok nelayan lokal untuk mengangkut dan mengirim
ikan hasil tangkapannya ke kapal penampung berkapasitas dua ratus dua puluh ton
yang akan distand by kan di pulau
Kayuadi, ungkap Mantan Kaur Bin Ops Satlantas Polres Bandung yang sekarang
berubah status menjadi Polrestabes Denpasar. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
02.27
“Asap” Industri Pembakaran Batok Kelapa Resahkan Warga Desa Barugaia
Masyarakat Desa
Barugaia, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan
mulai dibuat resah dengan keberadaan industri pengolahan batok kelapa yang
setiap paginya menjadi sumber polusi berupa asap pabrik.
Terkait dengan fenomena
ini warga meminta perhatian serius aparat pemerintah kabupatenKep ulauan
Selayar, terutama instansi teknis Dinas Koperasi, Perindustrian, Pertambangan
dan Energi agar dapat bertindak menegur serta menginstruksikan pihak pengelolah
pembakaran batok kelapa di Desa Barugaia untuk sesegera mungkin mengupayakan
pembangunan cerobong asap dan membebaskan warga dari polusi udara yang
bersumber dari asap pembakaran batok kelapa.
Disisi lain, warga mendesak
aparat pemerintah desa untuk dapat secepat mungkin mengatur para pengusaha
pembakaran batok kelapa yang dinilai sudah sangat mengganggu kenyamanan dan
ketentraman warga masyarakat.
Keresahan ini bukan
sebuah hal yang tidak beralasan. Mengingat pada pagi hari, warga sudah disuguhi
dengan selimut asap yang dirasakan sangat menganggu keberlangsungan aktivitas
masyarakat.
Warga menilai, tungku
pembakaran batok kelapa hendaknya dilengkapi dengan cerobong asap agar tidak
menjadi biang polusi mengingat setiap orang atau warga negara berhak untuk
menghirup udara yang segar dan bersih, cetus salah seorang perwakilan warga masyarakat
kepada wartawan di Selayar, hari Jumat, (13/12) siang.
Menanggapi keresahan
warga masayarakat yang bermukim di sekitar area pembakaran batok kelapa, Kepala
Dinas Koperasi, Perindustrian, Pertambangan dan Energi, H. RustamNoor, SH
mengaku akan segera menyurati pihak pengelolah industri pembakaran batok kelapa
untuk tidak menganggu tetangga di sekitarnya dengan melepas polusi asap
seenaknya.
Dia berjanji akan
segera menurunkan tim khusus untuk meninjau secara langsung ke lokasi
pembakaran yang menjadi biang asap. Tim khusus dari Dinas Koperasi,
Perindustrian, Pertambangan dan Energi rencananya akan turun bersama dengan
menyertakan wartawan pada hari Sabtu, (14/12) pagi.
Meski sampai hari ini,
pihaknya mengaku belum menerima laporan apapun dari warga sekaitan dengan
keresahan yang dipicu oleh persoalan kepulan asap dari sentra pembakaran batok
kelapa di Desa Barugaia.
Penegasan ini
disampaikan secara langsung H. Rustam Noor saat dikonfirmasi wartawan via
telefon selularnya pada hari Jumat, (13/12) petang menjelang waktu sholat magrib.
(fadly
syarif)
Label:
teropong negeri
22.54
Kendaraan Pribadi Pengguna Rotator dan Sirine Akan Ditindak Tegas Polisi
Subdit Pembinaan dan
Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bakal
menindak tegas pengemudi yang menggunakan lampu isyarat (rotator) dan sirene di
kendaraannya. Sanksinya berupa penilangan.
Kasubdit Bin Gakkum
Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, mengaku sedang gencar melakukan
penindakan kepada pengemudi yang menggunakan rotator dan sirine pada kendaraan
pribadi.
"Kami sedang
melakukan razia terkait kendaraan roda dua dan roda empat yang menggunakan
rotator," ujar Hindarsono, Jumat (13/12).
Sanksi tegas berupa
tilang menanti pengemudi yang tertangkap tangan memasang rotator atau sirine.
Berdasarkan Undang-undang, kendaraan pribadi memang dilarang menggunakan
rotator dan sirine.
Dikatakannya, sirine dan
rotator hanya boleh digunakan kendaraan tugas polisi, mobil tahanan,
pengawalan, pemadam kebakaran, PMI, mobil jenazah, dan mobil dinas lainnya
sebagaimana penjelasan Undang-undang No. 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat (5)
Penggunaan lampu isyarat & sirene yang dimaksudkan pada ayat (1) dan ayat
(2).
Sedangkan lampu biru
dan sirene hanya dapat digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik
Indonesia. Sebaliknya, lampu merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan,
pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang
merah, dan jenazah.
Sementara lampu kuning
tanpa sirene hanya dapat digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan
sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan
fasilitas umum, menderek kendaraan, dan angkutan barang khusus.
Warga yang melanggar
pemakaian sirene dan lampu rotator dikenakan ketentuan pidana sesuai dengan
Pasal 287 Ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009. Setiap orang yang mengemudikan
kendaraan bermotor di jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau
hak utama bagi kendaraan yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan
sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat (4) huruf f, atau
Pasal 134, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau
denda paling banyak Rp 250.000. (Humas Mabes Polri/fadly/TP)
Label:
teropong negeri
22.19
300 Warga Selayar di Kota Makassar Bakal Meriahkan Gerak Jalan Santai KUB
Tiga ratus orang
perwakilan kerukunan ummat beragama Kabupaten Kepulauan Selayar,
Sulawesi-Selatan yang terdiri dari warga dan keluarga masyarakat Selayar di
Kota Makassar, pada hari Sabtu, (14/12) sekira pukul 06.00 besok, dijadwalkan
akan tampil menyemarakkan lapangan Karebosi dalam rangkaian memeriahkan
pelaksanaan kegiatan gerak jalan santai kerukunan ummat beragama.
Peserta yang tampil
menjadi perwakilan akan mendapatkan fasilitas berupa baju kaos seragam dari
Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar. Terkait hal tersebut, Kepala
Sub Bagian Tata Usaha Kemenag, H.Nur Aswar Badulu, S.Ag. M.Si memohon bantuan
partisipasi lima sampai sepuluh orang warga masyarakat Kabupaten Selayar yang
berdomisili di Kota Makassar untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan dimaksud.
Sebagai bentuk
kontribusi, Kantor Kementrian Agama menyediakan fasilitas baju kaos seragam
yang akan dibagikan secara langsung di Lapangan Karebosi Makassar, jelas Aswar
melalui press release yang disampaikannya kepada wartawan via pesan singkat, SMS
(Short
Massage Service, red) pada hari Jumat, (13/12) sekira pukul 11 : 14 :
36 siang. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
04.06
Program pembenahan
jalan poros nasional Pelabuhan Pamatata bersifat urgen mengingat posisinya sebagai
pintu gerbang utama menuju Kabupaten Kepulauan Selayar, baik melalui jalur
penyeberangan kapal ferry maupun Pelabuhan Pelni.
Luapan Optimisme Disampaikan Syahrir Wahab Terkait Upaya Peningkatan Jalur Perhubungan
Bupati Kepulauan
Selayar, Sulawesi-Selatan, Drs. H. Syahrir Wahab, MM menyampaikan rasa
optimismenya untuk segera merampungkan pembenahan jalan poros nasional lintas
Pelabuhan Pamatata-Pelabuhan Pattumbukang, sampai Desa Appatanah di ujung
selatan Kecamatan Bontosikuyu.
Dalam keterangan
persnya kepada wartawan, Syahrir mengungkapkan, pembenahan jalan nasional
lintas Pelabuhan Pamatata-Pattumbukang-Appatanah rencananya akan dirampungkan
tepat di tahun keempat masa pemerintahannya sebagai Bupati Kepulauan Selayar,
periode 2010-2015.
Syahrir menjelaskan,
anggaran pembenahan jalan ini sepenuhnya akan dibebankan melalui pos anggaran
pembangunan dan belanja nasional tahun 2014 mendatang sebesar tiga puluh milyar
rupiah.
Selain membenahi jalan
nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Pattumbukang, Pemkab Kepulauan Selayar,
kembali merencanakan upaya peningkatan jalan poros lintas Pattumbukang ke arah
timur dengan perencanaan anggaran senilai lima ratus juta rupiah yang
anggarannya dibebankan melalui pos APBN TA. 2014 mendatang.
Langkah pembenahan
jalan nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Desa Appatanah merupakan program skala
prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan mempertimbangkan posisi
Pelabuhan Pamatata sebagai gerbang utama keluar-masuknya tamu dari dalam dan
luar daerah.
Disamping itu,
Pelabuhan Pamatata juga merupakan kawasan terminal Depo BBM pertama di
semenanjung Sulsel yang membutuhkan dukungan mobilitas perhubungan cepat dan
tepat waktu.
Pertimbangan senada menyertai
perencanaan pembenahan dan peningkatan jalan poros Pelabuhan Pattumbukang ke
arah timur yang termasuk dalam kategori infrastruktur perhubungan jalan darat
antar provinsi dengan mengingat fungsi Pelabuhan Pattumbukang sebagai jalur
pelayaran kapal ferry dari Labuang Bajo, NTT-Selayar
Sementara Desa
Appatanah ditetapkan sebagai icond pariwisata bahari yang membutuhkan mobilitas
perhubungan darat memadai guna untuk memudahkan dan memperlancar aksesibilitas
pengunjung, terutama tourist asing dari luar negeri, pungkas mantan Sekab dua
periode di Butta Turatea, Kabupaten Jeneponto ini. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
09.22
Pelaku Destructif Fishing Kembali Tertangkap Tim Gabungan Terpadu
Tim patroli gabungan
terpadu dari unsur Polres Kepulauan Selayar bersama jajaran Polisi Kehutanan
Balai Taman Nasional Takabonerate kembali melakukan penangkapan terhadap Massi
yang diduga sebagai pelaku pengebom ikan.
Tersangka ditangkap tim
patroli gabungan, di perairan Taka Gantarang, Desa Tarupa, Kecamatan
Takabonerate, pada hari Rabu, (11/12) sekira pukul 11.00 Wita. Penangkapan terhadap
pelaku dilakukan tepat pada titik koordinat S 06.28.705,E 121-13.289.
Dari tangan pelaku petugas
berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit perahu jollor warna putih
bertuliskan jandaku, berikut satu buah botol cream soda berisikan pupuk bahan
baku bom ikan, lengkap bersama detenator, sumbu buatan, dan satu buah bunre
berisi ikan sinrili seberat lima puluh kilogram.
Tersangka warga Desa
Tarupa ini, tiba di Mako Polres Kepulauan Selayar, pada hari Rabu, (11/12)
sekira pukul 21.30 Wita dan langsung diamankan di Rutan polres setempat. Pelaku
tiba dengan pengawalan ketat aparat patroli gabungan yang terdiri dari AIPTU
Agus Junihardi, Bripka Laode Asman, dan personil Polhut Balai Taman Nasional
Takabonerate yakni, Agusriadi, H. Junaedi, Muh Yunus, serta Muh. Risal.
Entah sampai kapan perairan
laut kita beserta biota didalamnya akan dibiarkan hancur ? Ungkapan keprhatinan
ini datang dari Kapolres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, AKBP. Moh. Hidayat
B, SH.SIK.MH, menyusul kembali tertangkapnya salah seorang nelayan pelaku
pengebom ikan di perairan Taka Gantarang, Pulau Tarupa oleh tim gabungan
terpadu Polres Kepulauan Selayar dan polhut Balai Taman Laut Nasional
Takabonerate pada hari Rabu, (11/12) siang.
Hidayat hanya mampu
berharap agar para pengusaha penampung ikan tidak memaksa nelayan kecil untuk
mengejar target uang setoran dengan menghalalkan segala bentuk cara, semisal
melakukan kegiatan illegal fishing dan memperhadapkan warga nelayan marginal kepada
persoalan pelanggaran hukum negara. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
07.18
Tiga Tersangka Kasus Judi Togel Kembali Menghuni Rutan Polres Kep. Selayar
Komitmen pelayanan prima
untuk memberantas segala bentuk penyakit ditengah-tengah lingkungan kehidupan
masyarakat kembali direfleksikan secara nyata oleh jajaran aparat kepolisian
Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan melalui keberhasilannya menangkap
tersangka Hardi (36 thn) warga Jl. Haryono No. 8 Benteng Selayar yang ditangkap
tangan petugas, sesaat setelah mengirim pesanan togel berisi nomor shio melalui
pesan singkat, SMS (Short Massage
Service).
Tersangka ditangkap
polisi bersama barang bukti uang senilai tiga puluh ribu rupiah berikut ponsel
berisi SMS pesanan angka togel. Bermula dari tertangkapnya, tersangka Hardi,
polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Iful (43 thn)
warga Jl. Syarif Al Qadri, Benteng Selayar.
Dari tersangka Iful,
polisi melakukan pengembangan lanjutan dan melakukan penangkapan ketiga
terhadap tersangka Herdi Wijaya (39 thn) warga Jl. DI. Panjaitan Benteng
Selayar.
Guna kepentingan
penyidikan lebih lanjut ketiga tersangka langsung diamankan di Rutan Polres
Kepulauan Selayar. ketiga tersangka terancam dijerat dengan Pasal 303 KUHP ayat
(1) ke 1e dan 2e KUHP Pidana serta pasal 303 KUHP ayat (1) ke 1e dan pasal 55
KUHP Pidana dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara dan denda sebesar dua
puluh lima juta rupiah.
Terkait dengan kembali
santernya kegiatan tindak pidana judi kupon putih Kapolres Kepulauan Selayar,
AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH menegaskan, penetapan DPO terhadap Jonshon,
warga Pulau Jampea, Kecamatan Pasimasunggu yang disebut-sebut polisi, sebagai
bandar kupon putih di wilkum polres setempat. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
09.38
Meski kewajiban
menyalakan lampu disiang hari bagi sepeda motor telah diumumkan secara resmi oleh
seluruh jajaran institusi Polri di tanah air, termasuk di wilayah hukum Mako
Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.
Kapolres Kepulauan Selayar Pertegas Aturan Menyalakan Lampu di Siang Hari
Akan tetapi, masih saja
terdapat sekelompok orang yang belum paham akan keuntungan dari menyalakan lampu
motor di siang hari. Ada yang beralasan menyalakan motor di siang hari adalah
pemborosan energi, dan ada juga yang merasa cahaya matahari sudah lebih dari
cukup untuk membuat motor terlihat oleh pengendara lain.
Bahkan tidak sedikit
pula diantaranya yang mengeluhkan reflektornya meleleh kepanasan karena terus
terusan meyalakan lampu di siang hari. Namun kesemua hal tersebut dibantah
secara tegas oleh Kapolres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, AKBP. Moh.
Hidayat B, SH.SIK.MH.
Menurut dia, apapun
alasan untuk tidak menyalakan lampu, tetap saja, keuntungan menyalakan lampu
disiang hari lebih banyak ketimbang kerugiannya, termasuk salah satunya
keselamatan diri kita sendiri.
Menyalakan lampu akan
membuat kehadiran kita mudah dilihat oleh pengendara lain. Sungguhpun tanpa
menyalakan lampu-pun kita masih bisa terlihat, namun dengan lampu menyala,
pengendara lain hanya membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk melihat
kehadiran anda.
Pengendara mobil atau
motor pasti melihat spion hanya dalam waktu sangat singkat. Lampu yang menyala
akan mempermudah pengendara lain mendeteksi kehadiran anda melalui spion.
Dengan demikian
pengendara yang melihat lain akan bisa melakukan antisipasi ketika melihat
anda. Karena seringkali pengendara motor tidak mampu terdeteksi oleh pengendara
mobil karena cepatnya motor bergerak. Sehingga tak jarang mobil dan motor
saling bersenggolan.
Jelas sudah, alasan
menyalakan lampu bukan sekedar aturan lalu-lintas semata. Melainkan salah satu
faktor keselamatan yang seharusnya wajib dilakukan. Maka dari itu, nyalakan
lampu sebelum anda celaka karena tidak terdeteksi oleh kendaraan lain.
Bagi siapapun
pengendara yang melakukan pelanggaran atas ketentuan tersebut akan dijerat
dengan UULAJ No. 22 Thn 2009 Pasal 293 ayat (2) jo Pasal 107 ayat (2) Pengendara sepeda motor yang tidak menyalakan
lampu utama pada siang hari didenda dengan denda maksimal Rp 100.000, tegas
mantan Kasat PJR Polda Sulselbar ini. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
09.34
Delapan Puluh Unit Kendaraan Roda Dua Terjaring Operasi Zebra di Selayar
Sedikitnya delapan unit
kendaraan roda dua dengan berbagai jenis dan type diamankan di Mako Polres
Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan dalam status barang bukti.
Kendaraan-kendaraan tersebut kata Kasat Lantas Kepulauan Selayar, AKP.
Sahabuddin, SE, dijaring polisi dari hasil operasi zebra 2013 yang digelar
aparat satuan lalu lintas sejak dari hari Minggu, (8/12) sampai hari dengan
hari Senin, (09/12).
Sebelumnya, aparat
satuan lalu lintas Polres Kepulauan Selayar juga sempat melancarkan razia
serupa yang digelar pada hari Selasa, (3/12) dan berhasil menjaring dua puluh
unit kendaraan roda dua yang umumnya tidak disertai dengan alat kelengkapan
bermotor, termasuk menertibkan pengendara dari kalangan anak dibawah usia yang
nekad berkendara tanpa kelengkapan SIM.
Selain mengamankan
puluhan unit kendaraan roda dua, aparat satuan lalu lintas Polres Kepulauan
Selayar juga telah melakukan penindakan tegas melalui penerbitan seratus tiga
puluh dua lembar surat tilang dan tiga puluh satu lembar tindakan tertulis
disertai teguran yang dikenakan bagi pelanggar ringan.
Operasi zebra ini
sendiri dijadwalkan akan berlangsung sampai dengan hari Rabu, (11/12)
mendatang, jelas pria berpangkat Ajun Komisaris Polisi ini. (fadly
syarif)
Label:
teropong negeri
11.08
Tragedi Berdarah Kembali Berulang di Selayar Satu Unit Motor Vision Dibakar Tersangka
Peristiwa
tragedi berdarah kembali membuat gempar masyarakat Kabupaten Kepulauan
Selayar, Sulawesi-Selatan. ironisnya, karena kasus pembunuhan yang
merenggut nyawa H. Baco (70 thn) ini lagi-lagi berada di wilayah hukum
Polsek Bontosikuyu
Korban diduga mati terbunuh oleh Saharuddin (49 thn) warga Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu yang sehari-harinya bekerja sebagai petani. Sebelum menghabisi nyawa korbannya, tersangka sempat dibonceng dengan menggunakan sepeda motor oleh Bripka Kaharuddin menuju Kecamatan Bontosikuyu.
Namun ditengah jalan, tersangka Kaharuddin tiba-tiba kalap dan hendak memarangi Bripka Kaharuddin di atas motornya. Melihat gelagat tersebut, Bripka Kaharuddin dengan cepat menyikut tersangka hingga terjatuh dari motor.
Setelah terjatuh dari motor, Bripka Kaharuddin langsung meninggalkan tersangka di tengah jalan yang tiba-tiba membabi buta dan hendak mengejar Bripka Kaharuddin.
Dari TKP, Bripka Kaharudin langsung melaporkan kejadian yang nyaris merenggut nyawanya itu. Berselang sepuluh menit kemudian, personil kepolisian gabungan dari Polsek Bontosikuyu dan Polres Kepulauan Selayar, tiba di TKP.
Sesampainya di TKP, polisi menemukan korban H. Baco telah terkapar bersimbah darah di tengah jalan. Diduga kuat, sehabis memarangi kepala bagian belakang dan tangan kanan korban, tersangka langsung kabur dan meninggalkan korban yang jatuh tersungkur dari atas motornya.
Dilokasi yang sama, polisi menemukan satu unit motor jenis Vixion miik Riswan yang secara kebetulan sedang melintas dan langsung dibakar oleh tersangka saat motor tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya di TKP.
Tidak berselang lama, tersangka dilumpuhkan petugas dengan menembak lutut bagian kirinya. Tindakan penembakan terpaksa dilakukan karena tersangka berusaha melakukan penyerangan terhadap polisi, saat akan berusaha diamankan.
Dari TKP penangkapan, tersangka dilarikan polisi ke RSUD KH. Haiyung, Benteng untuk selanjutnya dilakukan perawatan. Sememtara jenazah korban langsung dibawah ke RSUD KH. Haiyung, Benteng untuk dilakukan proses visum.
Insiden penangkapan terhadap tersangka sempat mengakibatkan AIPTU Mustari mengalami luka pada alis bagian bagian kiri korban. (fadly syarif)
Korban diduga mati terbunuh oleh Saharuddin (49 thn) warga Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu yang sehari-harinya bekerja sebagai petani. Sebelum menghabisi nyawa korbannya, tersangka sempat dibonceng dengan menggunakan sepeda motor oleh Bripka Kaharuddin menuju Kecamatan Bontosikuyu.
Namun ditengah jalan, tersangka Kaharuddin tiba-tiba kalap dan hendak memarangi Bripka Kaharuddin di atas motornya. Melihat gelagat tersebut, Bripka Kaharuddin dengan cepat menyikut tersangka hingga terjatuh dari motor.
Setelah terjatuh dari motor, Bripka Kaharuddin langsung meninggalkan tersangka di tengah jalan yang tiba-tiba membabi buta dan hendak mengejar Bripka Kaharuddin.
Dari TKP, Bripka Kaharudin langsung melaporkan kejadian yang nyaris merenggut nyawanya itu. Berselang sepuluh menit kemudian, personil kepolisian gabungan dari Polsek Bontosikuyu dan Polres Kepulauan Selayar, tiba di TKP.
Sesampainya di TKP, polisi menemukan korban H. Baco telah terkapar bersimbah darah di tengah jalan. Diduga kuat, sehabis memarangi kepala bagian belakang dan tangan kanan korban, tersangka langsung kabur dan meninggalkan korban yang jatuh tersungkur dari atas motornya.
Dilokasi yang sama, polisi menemukan satu unit motor jenis Vixion miik Riswan yang secara kebetulan sedang melintas dan langsung dibakar oleh tersangka saat motor tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya di TKP.
Tidak berselang lama, tersangka dilumpuhkan petugas dengan menembak lutut bagian kirinya. Tindakan penembakan terpaksa dilakukan karena tersangka berusaha melakukan penyerangan terhadap polisi, saat akan berusaha diamankan.
Dari TKP penangkapan, tersangka dilarikan polisi ke RSUD KH. Haiyung, Benteng untuk selanjutnya dilakukan perawatan. Sememtara jenazah korban langsung dibawah ke RSUD KH. Haiyung, Benteng untuk dilakukan proses visum.
Insiden penangkapan terhadap tersangka sempat mengakibatkan AIPTU Mustari mengalami luka pada alis bagian bagian kiri korban. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri
10.41
Tujuh Jam Membelah Samudera Pelayaran Dari Pelabuhan Pattumbukang-Pulau Rajuni
Perjalanan petualangan wisata Komunitas Pemerhati Tama Laut Nasional Takabonerate, Sahabat Pulau dan tim media pendamping diawali dari Mako Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, hari Jum’at (7/6) sekira pukul 4 : 27 subuh.
Rombongan bertolak menuju Pelabuhan Pattumbukang dengan menumpangi armada bus Polri ditengah rasa kantuk dan lelah, sehabis melakukan perjalanan panjang dari Makassar, menuju Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba yang selanjutnya melakukan perjalanan ke Kabupaten Kepulauan Selayar dengan menumpangi armada Bus Aneka Transport.
Rasa kantuk dan lelah terpaksa harus ditahan demi perjuangan untuk lestarinya kondisi alam wisata bahari berkaliber dunia, sepertihalnya kawasan Taman Laut Nasional Takabonerate, sebuah asset wisata pantai berskala international.
Perasaan lelah yang sempat menghinggapi rombongan kian menjadi-jadi, dikala bus Polri tumpangannya harus melewati medan jalan darurat berlumpur dan becek yang baru saja diguyur hujan deras.
Ketegangan dan rasa cemas kontan menyelimuti rombongan menyaksikan kondisi dua medan jalan yang rusak berat. Belum lagi, bus tumpangan mereka terpaksa harus melintas di atas bahu jembatan darurat berbahan baku pohon kelapa seadanya.
Baru beberapa menit setelahnya, mobil dapat melaju di atas jalan beraspal mulus hingga rombongan tiba dengan selamat di pelataran terminal Pattumbukang. Usai perkenalan dan mendengarkan sedikit arahan dari koordinator rombongan yang ditutup do’a bersama, rombongan langsung naik ke kapal yang akan mengantar menuju Pulau tujuan.
Perjuangan panjang rombongan rupanya tidak berakhir sampai di situ saja. Pasalnya, rombongan masih harus melalui arus gelombang laut selama kurang lebih satu jam setengah.
Setelah empat jam membelah samudera pelayaran dari Pelabuhan Pattumbukang, Kecamatan Bontosikuyu, rombongan akhirnya tiba dengan selamat di Pulau Rajuni, Kecamatan Takabonerate, sekira pukul 11.30 Wita dan langsung menunaikan sholat Jum’at berjamaah dengan masyarakat Pulau Rajuni serta berkoordinasi dengan Camat Takabonerate, unsur Muspika, diantaranya Kapolsek, Danramil Kecamatan Takabonerate dan Satpol PP. (fadly syarif)
Rombongan bertolak menuju Pelabuhan Pattumbukang dengan menumpangi armada bus Polri ditengah rasa kantuk dan lelah, sehabis melakukan perjalanan panjang dari Makassar, menuju Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba yang selanjutnya melakukan perjalanan ke Kabupaten Kepulauan Selayar dengan menumpangi armada Bus Aneka Transport.
Rasa kantuk dan lelah terpaksa harus ditahan demi perjuangan untuk lestarinya kondisi alam wisata bahari berkaliber dunia, sepertihalnya kawasan Taman Laut Nasional Takabonerate, sebuah asset wisata pantai berskala international.
Perasaan lelah yang sempat menghinggapi rombongan kian menjadi-jadi, dikala bus Polri tumpangannya harus melewati medan jalan darurat berlumpur dan becek yang baru saja diguyur hujan deras.
Ketegangan dan rasa cemas kontan menyelimuti rombongan menyaksikan kondisi dua medan jalan yang rusak berat. Belum lagi, bus tumpangan mereka terpaksa harus melintas di atas bahu jembatan darurat berbahan baku pohon kelapa seadanya.
Baru beberapa menit setelahnya, mobil dapat melaju di atas jalan beraspal mulus hingga rombongan tiba dengan selamat di pelataran terminal Pattumbukang. Usai perkenalan dan mendengarkan sedikit arahan dari koordinator rombongan yang ditutup do’a bersama, rombongan langsung naik ke kapal yang akan mengantar menuju Pulau tujuan.
Perjuangan panjang rombongan rupanya tidak berakhir sampai di situ saja. Pasalnya, rombongan masih harus melalui arus gelombang laut selama kurang lebih satu jam setengah.
Setelah empat jam membelah samudera pelayaran dari Pelabuhan Pattumbukang, Kecamatan Bontosikuyu, rombongan akhirnya tiba dengan selamat di Pulau Rajuni, Kecamatan Takabonerate, sekira pukul 11.30 Wita dan langsung menunaikan sholat Jum’at berjamaah dengan masyarakat Pulau Rajuni serta berkoordinasi dengan Camat Takabonerate, unsur Muspika, diantaranya Kapolsek, Danramil Kecamatan Takabonerate dan Satpol PP. (fadly syarif)
Label:
teropong negeri












