var hn_url_blog = "http://www.http://teropongnegeri.blogspot.com//"; var hn_jumlah_post = 10; var hn_warna_latar = "#000000"; var hn_warna_garis = "#000000"; var hn_posisi = "top"; var hn_tampilkan_judul = true; var hn_backlink = true; TEROPONG NEGERI: teropong negeri
Headlines News :
FADLY SYARIF. Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip berita

Pembaca

Sponsor

Tampilkan postingan dengan label teropong negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teropong negeri. Tampilkan semua postingan

Kemudahan Moda Transportasi Laut Mengiringi Laju Perkembangan Bumi Tanadoang

Detik-detik waktu telah mengantar langkah sukses Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, Drs. H. Syahrir Wahab, MM bersama H. Saiful Arif, SH yang digandengnya pada masa pilkada tahun 2010 lalu untuk tampil menjadi paket Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Periode 2010-2013. Gerbong waktu telah membawa kedua pasangan pemimpin dari kalangan birokrasi ini menapaki periode tahun keempat masa pemerintahannya, sebagai pemegang kemudi pembangunan di daerah berjuluk Bumi Tanadoang yang terletak di semenanjung paling selatan, provinsi Sulsel tersebut. Dalam rentang waktu yang nyaris bertepatan, beragam bentuk capaian kemajuan dipersembahkan pasangan Syiar kepada segenap komponen warga dan keluarga masyarakat Selayar, baik dari sisi capaian pembangunan fisik maupun dari sektor non fisik. Salah satu bentuk kemajuan tersebut tertuang secara nyata melalui semakin lancarnya moda transportasi dari dalam dan luar Kabupaten Kepulauan Selayar yang sekaligus menjadi simbol dari kian mudahnya aksesibilitas moda transportasi laut di daerah penghasil jeruk manis tersebut. Kemudahan aksesibilitas perhubungan laut ini salah satunya turut didukung dengan mulai beroperasinya secara resmi kapal Pelni bernama KM. Wilis yang tiba dan berlabuh pertama kali di Dermaga Rauf Rahman, Benteng, pada hari Selasa, (17/12) sekira pukul 09.00 Wita. Kapal berkapasitas lima puluh orang enam yang dinakhodai Jasa Priadi, SE.MM dengan jumlah lima puluh dua orang anak buah kapal ini, rencananya akan melayani route pelayaran untuk tujuan Pelabuhan Marapokot, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kehadiran kapal Pelni di Dermaga Rauf Rahman, kontan mendapat apresiasi dari Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH. Titipan harapan disampaikan Moh. Hidayat dihadapan wartawan media cetak, elektronik dan online. Mudah-mudahan pihak perusahaan kapal akan konsisten pada jadwal operasional pelayaran yang telah ditetapkan. Hingga dengan sendirinya, hal ini akan memudahkan para pengguna jasa penyeberangan di lintasan Pelabuhan Selayar dan sebaliknya dari Pelabuhan Marapokot, pinta Hidayat dihadapan wartawan media massa yang menemui dirinya di Dermaga Rauf Rahman Benteng pada hari Selasa, (17/12) pagi kemarin. Dikatakannya, PT. Pelni merupakan salah satu perusahaan plat merah yang bergerak di bidang jasa transportasi laut, menyiapkan berbagai armada kapal lautnya untuk mengangkut penumpang yang akan menyeberangi lautan menuju beberapa pulau yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satu kapal pelni yang dipersiapkan untuk beroperasi di bulan Desember 2013 adalah Kapal Motor WILIS. Kapal laut ini terdiri dari beberapa kelas kabin yaitu mempunyai 2 kelas kabin yaitu kelas 2 dan kelas ekonomi. Kapal Pelni Wilis akan melakukan perjalanan ke beberapa pelabuhan di Indonesia yaitu Surabaya, Makassar, Bima, Labuan Bajo, Waingapu, Ende, Kupang, Marapokot, Maumere dan Larantuka. Sampai dengan diturunkannya berita ini, M. Hidayat memastikan, situasi dan kondisi kantibmas di wilkum Polres Kepulauan Selayar tetap aman dan terkendali. (fadly syarif)

Banjir Hujan Extrem Rendam Kabupaten Kep. Selayar

Perangkap banjir seakan sengaja dibuat diantara jalur jalan raya yang menuju ke Asrama Polisi Lango-Lango Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. pembangunan jalan setapak tanpa keberdaan saluran pembuangan air berupa drainase telah mengakibatkan terendamnya asrama polisi lango-lango sejak hari Minggu, (15/12) dini hari.
Kondisi permukaan air yang sudah mulai merendam asrama polisi Lango-Lango di bilangan Jl. S. Siswomiharjo, sejak dari pukul 09.00 wita tersebut, nyaris rata dengan ketinggian jalan setapak di depan asrama polisi lango-lango.
Sementara ketinggian air yang merendam kawasan pemukiman di sekitar asrama sampai saat ini hampir setinggi mata kaki orang dewasa. Kondisi cuaca kota Benteng yang hingga hari, Senin, (16/12) pagi masih terus diguyur hujan deras, diperkirakan akan semakin memperparah tingkat ketinggian rendaman air hujan di sekitar hunian, milik aparat penegak hukum berseragam coklat di Mako Polres Kepulauan Selayar tersebut.
Terkait hal ini, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH dalam keterangan persnya dihadapan wartawan hari Senin, (16/12) pagi, kembali mengingatkan pemerintah kabupaten untuk segera memikirkan upaya pembangunan drainase di sekitar asrama polisi lango-lango.
Akibat curah hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kepulauan Selayar selama semalaman suntuk pada hari Minggu, (15/12), sejumlah ruas jalan lain ikut direndam banjir musiman. Tiga diantara ruas jalan tersebut masing-masing : ruas jalan KH. Achmad Dahlan, Benteng, tepat di depan warung kopi culang.
Ketinggian rendaman air hujan di sekitar jalan poros KH. Achmad Dahlan, dan RE. Martadinata ini, membuat warung kopi Culang menjadi lengang dan tidak sedikitpun diwarnai oleh aktivitas pengunjung maupun pelayan warung kopi.  
Rendaman yang tak kalah parah, mewarnai ruas jalan poros yang menghubungkan jalur keluar-masuk kota Benteng di depan Pasar Sentral Bonea. Akibat tingginya rendaman air hujan yang menggenangi beberapa ruas jalan di sekitar, Pasar Sentral Bonea, sejumlah kendaraan roda dua sempat dibuat macet dan harus didorong pemiliknya.
Informasi dilapangan menyebutkan, kerusakan motor rata-rata, disebabkan oleh faktor busi motor yang kemasukan air. Selain itu, banjir serupa, ikut menggenangi beberapa ruas jalan di sekitar APMS yang terletak tidak berjauhan dengan sungai balang sembo.
Informasi dilapangan menyebutkan, banjir di sekitar lokasi APMS dipicu oleh luapan Sungai Balang Sembo yang alirannya lumayan deras. Banjir hujan extrem di Kabupaten Kepulauan Selayar juga ikut menggenangi sejumlah lokasi jalan dan pemukiman padat penduduk seperti yang terjadi di jalan poros SMK Kelautan Benteng, kawasan pemukiman warga masyarakat di lingkungan Bonehalang Selatan, serta kompleks padat warga yang masing-masing  terletak di Jl. Angkajeng dan Jl. Melinjo Benteng.   (fadly syarif)  


Filter Rokok Memang Mengandung Darah Babi

Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT), DR Hakim Sarimuda Pohan, mengungkapkan bahwa dalam filter rokok yang banyak digunakan di Indonesia terkandung bahan yang berasal dari darah babi.
Hemoglobin atau protein darah babi digunakan dalam filter rokok untuk menyaring racun kimia agar tidak masuk ke dalam paru-paru perokok, kata Hakim saat menjadi pembicara dalam dialog bahaya merokok bagi kehidupan berbangsa di Balaikota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu.
Ia meyakini bahwa filter yang digunakan untuk rokok yang beredar di Indonesia merupakan filter impor yang mengandung komponen dari darah babi. Menurutnya, semua itu diketahui setelah adanya pernyataan yang diungkapkan ahli dari Australia atau Profesor Kesehatan Masyarakat dari Universitas Sydney, Simon Chapman.
Profesor di Australia memperingatkan kelompok agama tertentu terkait dugaan adanya kandungan sel darah babi pada filter rokok. Profesor Simon Chapman menyatakan itu merujuk pada penelitian di Belanda yang mengungkap bahwa 185 perusahaan berbeda menggunakan hemoglobin babi sebagai bahan pembuat filter rokok.
Menurut Hakim, sudah selayaknya umat Muslim yang mayoritas di Indonesia ini menjauhi barang yang nyata-nyata dilarang agama tersebut. Bukan hanya kaum Muslim, tetapi kaum Yahudi juga melarang pemanfaatan babi untuk keperluan seperti itu, tambahnya dalam dialog dalam rangkaian sosialisasi peraturan daerah (Perda) yang melarang merokok di tempat tertentu.
Dalam dialog yang dihadiri ratusan peserta dari kalangan PNS, pengelola hotel, restoran, dan pengelola tempat-tempat umum tersebut juga dihadiri Wali Kota Banjarmasin Haji Muhidin dengan moderator Kepala Dinas Kesehatan setempat, drg Diah R Praswasti.

Dialog tersebut ditutup dengan acara tanya jawab dan penyampaian saran tentang perlunya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan merokok.(Int)

Kontingen Bola Volly Pantai Kep. Selayar Harumkan Citra Daerah di Tengah Selimut Keterbatasan

Manager atlit bersama pelatih tim bola volly pantai dari jajaran Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan yakni Bripka Kartono dan Brigadir Joko Susilo, sukses mengantarkan sembilan orang kontingen atlet bola volly pantai putra dan putri Kabupaten Kepulauan Selayar, meraih juara empat pada pertandingan yang diselenggarakan oleh PBVSI Sulawesi-Selatan.
Kesembilan orang kontingen bola volly pantai Kabupaten Kepulauan Selayar, secara resmi ditetapkan sebagai peraih juara empat dari sepuluh kabupaten/kota yang ikut memperebutkan kejuaraan pada event tersebut.
Kontingen bola volly pantai Putra kota Makassar ditetapkan sebagai peraih juara satu, disusul Kabupaten Takalar, Kabupaten Barru dan Kabupaten Kepulauan Selayar. sementara peraih juara satu tim bola volly putri ditempati oleh kontingen Kabupaten Maros, Takalar, Makassar dan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Meski demikian, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar diharapkan tetap berbangga hati dengan peraihan juara yang berhasil disabet oleh tim bola volly pantai asal Kabupaten Kepulauan Selayar.
Mengingat kesembilan orang kontingen bersama tim pelatih dan managernya tetap mampu membawa pulang gelar juara, meski mereka harus diberangkatkan ditengah segala bentuk keterbatasan yang ada.
Satu hal yang tak kalah membanggakan, bahwa ditengah keterbatasan tersebut, salah seorang tim bola volly pantai putra, asal Pulau Pasitallu, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, an. Sukman dinobatkan sebagai atlet perwakilan Sulawesi-Selatan di ajang Kejurnas volly pantai kelas yunior.
Sukman akan tampil bersama dengan pemain volly asal Kabupaten Pangkep untuk mewakili tim bola volly pantai Provinsi Sulawesi-Selatan diajang Kejurnas kelas junior.
Melalui bidang olahraga, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH dalam kapasitasnya selaku Ketua PBVSI Kabupaten, menitipkan harapan besarnya kepada para atlet olahraga didaerah ini untuk dapat berjuang maksimal mengangkat dan mengharumkan citra kabupaten kepulauan selayar dimata dunia international.

Lewat bidang olahraga pula, Moh. Hidayat berharap akan dapat menumbuhkan rasa sportivitas di tengah-tengah lingkungan kehidupan masyarakat sebagai simbol kesiapan berkompetisi di segala bidang. (fadly syarif)  

KPU Kepulauan Selayar Giatkan Kampanye Sukses Pemilu 2014


Ajakan menjadi pemilih cerdas menjelang penyelenggaraan pemilihan calon anggota legislatif periode 2014-2018 tak henti-hentinya disuarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. KPU dalam kapasitasnya selaku lembaga penyelenggara pemilu pada tingkatan kabupaten/kota.
Menjelang masa pemilihan calon anggota legislatif yang tinggal tiga bulan lagi, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan tidak bosan-bosannya menghimbau warga masyarakat untuk dapat lebih selektif di dalam menentukan pilihan.
“Jadilah pemilih cerdas”, telusuri rekam jejak calon pemimpinmu, karena mereka akan menentukan masa depan bangsa, suaramu untuk bangsamu.  Dalam kaitan itu pula,  pastikan nama anda terdaftar pada lembaran daftar pemilih tetap dan bagi yang belum terdaftar, untuk segera mendaftarkan diri sebagai pemilih khusus di PPS/PPK atau KPU kabupaten/kota terhitung per 1 Desember-26 Maret 2014 mendatang.
Himbauan ini disampaikan secara langsung, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Hasiruddin dalam keterangan persnya dihadapan wartawan media cetak, elektronik dan media online nasional pada hari,  Sabtu, (16/12) siang.
Dia berharap warga masyarakat dapat menggunakan hak pilih berdasarkan rasionalisme serta hati nurani tanpa unsur tekanan dari pihak manapun dengan cara mencoblos partai politik dan atau calon pilihan hatinya masing-masing.
Senada dengan hal tersebut, kata bijak terlontar secara spontanitas melalui ungkapan kata yang disampaikan Kasubag Hukum Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara, SH. ‘Kata hati bersuara’ “Walau tak sempurna, tetap angkat suara”
Lewat kata bijak ini Andi Dewantara menitipkan seuntai harap kiranya masyarakat dapat menggunakan hati yang jernih dan nurani dalam menentukan pilihan demi keberlanjutan masa depan pembangunan bangsa dan negara di masa mendatang.
Sementara itu, bersamaan dengan semakin dekatnya time schedulle pelaksanaan hari H Pemilu, KPU Kepulauan Selayar, tak luput menyampaikan ajakan kepada segenap komponen partai politik dan caleg peserta pemilu untuk secara jujur, transparan dan akuntabel  melaporkan dana kampanyenya masing-masing (Help Desk) laporan dana kampanye peserta pemilu tahun 2014 tingkat Kabupaten Kepulauan Selayar. (fadly syarif)

  

Menutup Akhir Tahun 2013 Polres Selayar Agendakan Coffe Morning

Silaturahmi kantibmas yang mengagendakan acara, “Coffe Morning” dan Jumpa Pers terkait pengendalian situasi kantibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan dijadwalkan bakal mengisi catatan perjalanan kinerja akhir tahun institusi Polri menjelang pergantian tahun 2013 ke tahun 2014. Agenda kegiatan coffe morning rencananya akan dipusatkan di Cafe Tempat Biasa di ruas Jl. S. Siswomiharjo Benteng, pada hari Senin, (16/12) sekira pukul 09.30 Wita.
Kegiatan Coffe Morning bertajuk penyampaian press release terkait dengan penanganan sejumlah perkara tindak pidana kejahatan selama bulan Desember 2013 ini rencananya akan menghadirkan tamu undangan dari kalangan wartawan, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, para kasat, kapospol, kapolsek, dan perwira dari lingkungan institusi Polres Kepulauan Selayar.
Selain para tamu undangan, acara ini akan turut menghadirkan jajaran anggota Muspida yang terdiri atas Kejari Kepulauan Selayar, I Wayan Eka Putra, SH, Dandim 1415 Kep. Selayar, Letkol Inf. Agung Priyo S, Ketua DPRD Kep. Selayar, Hasanuddin, BA, dan para ketua partai politik se Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH mengutarakan, kegiatan press release ini merupakan rangkaian jumpa pers kedua yang digelar Polres Kepulauan Selayar dalam bulan Desember 2013.
Setelah sebelumnya, Polres Kepulauan Selayar juga sempat menggelar press release terkait dengan penangkapan pelaku judi togel, pengebom ikan dan pelaku penyelundupan BBM. (fadly syarif)

  

Polantas Polres Kepulauan Selayar Membaur Dengan Club Motor Ninja

Penggalangan sejuta kawan sebagai salah satu bentuk program andalan Kapolda Sulselbar, Irjen Polisi Burhanuddin Andi, SH kembali diaplikasikan secara nyata oleh jajaran Polantas Polres Kepulauan Selayar melalui rangkaian kegiatan pendekatan dan pengarahan kepada organisasi club motor ninja yang baru terbentuk pada hari Sabtu, (14/12) malam.
Kegiatan pengarahan kepada puluhan pengendara motor ninja difokuskan pada upaya terwujudnya kamseltibcar di wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar dan sekaligus diharapkan menekan terjadinya angka fatalitas kecelakaan sia-sia dijalan raya sebagai akibat dari perilaku ugal-ugalan sebahagian pengendara kendaraan roda dua yang tidak paham akan rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan.

Kapolres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH berharap kiranya kehadiran organisasi club motor ninja di Kabupaten Kepulauan Selayar akan dapat menjadi media kampanye tambahan untuk mewujudkan ibukota Benteng sebagai pusat percontohan kawasan tertib berlalu lintas. (fadly syarif)

37 Warga Nelayan Pesisir Kecamatan Takabonerate Meriahkan Pelatihan Pemancing Ikan Cakalang

Kegiatan sosialisasi yang dirangkaikan dengan pelatihan warga nelayan pemancing ikan cakalang yang  dimotori oleh Kapolsek Takabonerate bekerjasama dengan KBO Sabhara Polres Kepulauan Selayar, IPTU Achmad Ramadhan  Roedjito, dengan menghadirkan Kepala Operasional PT. Ocean Mitra Mas, bersama Kepala Armada PT. Ocean Mitra Mas, serta Kepala UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Kecamatan Takabonerate, berlangsung lancar pada hari Sabtu, (14/12), sekira pukul 19.00 Wita.
Seremonial pelatihan dilaksanakan di Gedung Pertemuan Kecamatan Takabonerate yang terletak di Dusun Tangnga-Tangnga, Desa Batang. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dihadiri oleh masing-masing tujuh belas orang perwakilan warga masyarakat nelayan Desa Batang, enam belas orang perwakilan dari Desa Kayuadi dan empat orang perwakilan warga masyarakat nelayan Desa Nyiur Indah

Sementara enam desa kepulauan lainnya berhalangan hadir, disebabkan oleh persoalan kondisi cuaca buruk. Meski hanya dihadiri oleh total tiga puluh tujuh orang peserta. Akan tetapi, kegiatan tersebut cukup mendapat respon positif dari masyarakat yang terlihat sangat antusias untuk ikut belajar menjadi pemancing ikan cakalang profesional.(fadly syarif)

Polres Kepulauan Selayar Galang Kerjasama Pelatihan dan Sosialisasi

Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan kembali merintis program kerjasama pekan sosialisasi dan pelatihan bagi warga nelayan pemancing ikan cakalang yang salah satu tujuannya dimaksudkan untuk menambah dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan warga nelayan pesisir lokal yang bermukim di sekitar pulau-pulau pesisir kawasan Taman Laut Nasional Takabonerate.
Dengan demikian, warga nelayan pesisir diharapkan tidak lagi hanya akan mampu untuk memancing ikan sunu atau bahkan nekad membom ataupun membius ikan yang dapat berbuntut merusak biota laut dan menjerumuskan pelakunya pada konsekuensi terparah berhadapan dengan institusi aparat hukum.
Sebagai bentuk kelanjutan dari kerjasama pelatihan yang akan diselenggarakan bersama antara Polres Kepulauan Selayar, Dinas Kelautan dan Perikanan serta pihak investor dari perusahaan PT. Ocean Mitramas, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan mengikutsertakan dua orang warga nelayan pemancing ikan cakalang lokal.
Masing-masing warga nelayan akan diikut sertakan diatas tujuh belas unit armada kapal pemancing ikan tuna. Dengan sendirinya, tiga puluh empat orang nelayan pemancing ikan tuna asal Kabupaten Kepulauan Selayar akan dipekerjakan secara resmi pada ketujuh belas armada kapal penangkap ikan milik PT. Ocean Mitramas.
Nelayan-nelayan tersebut kata Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH akan diikut sertakan sebagai tenaga kerja, setelah mereka dinyatakan lulus dan sudah mahir.
Pelatihan ini rencananya akan diselenggarakan pada hari Sabtu, (14/12) sekira pukul 19.00 Wita bertempat di kantor Mapolsek Takabonerate dengan koordinator kegiatan Kapolsek Takabonerate, IPDA Ilyas Kadir, didampingi KBO Sabhara, IPTU Achmad Ramadhan Roedjito.
Dalam kaitan pelaksaan kegiatan tersebut, Moh. Hidayat telah menginstruksikan seluruh jajaran anggota Polsek Takabonerate untuk dengan segera menginformasikan rencana kegiatan kepada Camat dan para Kepala Desa di masing-masing wilayah pemerintahan Kecamatan Takabonerate.

Dia berharap, camat dan para kepala desa akan menyampaikan himbauan kepada masing-masing warganya untuk dapat menghadiri giat pelatihan dan sosialisasi dimaksud. Tinggal akan pikirkan armada kapal khusus bagi kelompok nelayan lokal untuk mengangkut dan mengirim ikan hasil tangkapannya ke kapal penampung berkapasitas dua ratus dua puluh ton  yang akan distand by kan di pulau Kayuadi, ungkap Mantan Kaur Bin Ops Satlantas Polres Bandung yang sekarang berubah status menjadi Polrestabes Denpasar. (fadly syarif)    

“Asap” Industri Pembakaran Batok Kelapa Resahkan Warga Desa Barugaia

Masyarakat Desa Barugaia, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan mulai dibuat resah dengan keberadaan industri pengolahan batok kelapa yang setiap paginya menjadi sumber polusi berupa asap pabrik.
Terkait dengan fenomena ini warga meminta perhatian serius aparat pemerintah kabupatenKep ulauan Selayar, terutama instansi teknis Dinas Koperasi, Perindustrian, Pertambangan dan Energi agar dapat bertindak menegur serta menginstruksikan pihak pengelolah pembakaran batok kelapa di Desa Barugaia untuk sesegera mungkin mengupayakan pembangunan cerobong asap dan membebaskan warga dari polusi udara yang bersumber dari asap pembakaran batok kelapa.
Disisi lain, warga mendesak aparat pemerintah desa untuk dapat secepat mungkin mengatur para pengusaha pembakaran batok kelapa yang dinilai sudah sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga masyarakat.
Keresahan ini bukan sebuah hal yang tidak beralasan. Mengingat pada pagi hari, warga sudah disuguhi dengan selimut asap yang dirasakan sangat menganggu keberlangsungan aktivitas masyarakat.
Warga menilai, tungku pembakaran batok kelapa hendaknya dilengkapi dengan cerobong asap agar tidak menjadi biang polusi mengingat setiap orang atau warga negara berhak untuk menghirup udara yang segar dan bersih, cetus salah seorang perwakilan warga masyarakat kepada wartawan di Selayar, hari Jumat, (13/12) siang.
Menanggapi keresahan warga masayarakat yang bermukim di sekitar area pembakaran batok kelapa, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Pertambangan dan Energi, H. RustamNoor, SH mengaku akan segera menyurati pihak pengelolah industri pembakaran batok kelapa untuk tidak menganggu tetangga di sekitarnya dengan melepas polusi asap seenaknya.
Dia berjanji akan segera menurunkan tim khusus untuk meninjau secara langsung ke lokasi pembakaran yang menjadi biang asap. Tim khusus dari Dinas Koperasi, Perindustrian, Pertambangan dan Energi rencananya akan turun bersama dengan menyertakan wartawan pada hari Sabtu, (14/12) pagi.
Meski sampai hari ini, pihaknya mengaku belum menerima laporan apapun dari warga sekaitan dengan keresahan yang dipicu oleh persoalan kepulan asap dari sentra pembakaran batok kelapa di Desa Barugaia.  

Penegasan ini disampaikan secara langsung H. Rustam Noor saat dikonfirmasi wartawan via telefon selularnya pada hari Jumat, (13/12) petang menjelang waktu sholat magrib. (fadly syarif)

Kendaraan Pribadi Pengguna Rotator dan Sirine Akan Ditindak Tegas Polisi

Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bakal menindak tegas pengemudi yang menggunakan lampu isyarat (rotator) dan sirene di kendaraannya. Sanksinya berupa penilangan.
Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, mengaku sedang gencar melakukan penindakan kepada pengemudi yang menggunakan rotator dan sirine pada kendaraan pribadi.
"Kami sedang melakukan razia terkait kendaraan roda dua dan roda empat yang menggunakan rotator," ujar Hindarsono, Jumat (13/12).
Sanksi tegas berupa tilang menanti pengemudi yang tertangkap tangan memasang rotator atau sirine. Berdasarkan Undang-undang, kendaraan pribadi memang dilarang menggunakan rotator dan sirine.
Dikatakannya, sirine dan rotator hanya boleh digunakan kendaraan tugas polisi, mobil tahanan, pengawalan, pemadam kebakaran, PMI, mobil jenazah, dan mobil dinas lainnya sebagaimana penjelasan Undang-undang No. 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat (5) Penggunaan lampu isyarat & sirene yang dimaksudkan pada ayat (1) dan ayat (2).
Sedangkan lampu biru dan sirene hanya dapat digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sebaliknya, lampu merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, dan jenazah.
Sementara lampu kuning tanpa sirene hanya dapat digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Warga yang melanggar pemakaian sirene dan lampu rotator dikenakan ketentuan pidana sesuai dengan Pasal 287 Ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi kendaraan yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat (4) huruf f, atau Pasal 134, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000. (Humas Mabes Polri/fadly/TP)

300 Warga Selayar di Kota Makassar Bakal Meriahkan Gerak Jalan Santai KUB

Tiga ratus orang perwakilan kerukunan ummat beragama Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan yang terdiri dari warga dan keluarga masyarakat Selayar di Kota Makassar, pada hari Sabtu, (14/12) sekira pukul 06.00 besok, dijadwalkan akan tampil menyemarakkan lapangan Karebosi dalam rangkaian memeriahkan pelaksanaan kegiatan gerak jalan santai kerukunan ummat beragama.
Peserta yang tampil menjadi perwakilan akan mendapatkan fasilitas berupa baju kaos seragam dari Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Selayar. Terkait hal tersebut, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag, H.Nur Aswar Badulu, S.Ag. M.Si memohon bantuan partisipasi lima sampai sepuluh orang warga masyarakat Kabupaten Selayar yang berdomisili di Kota Makassar untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan dimaksud.

Sebagai bentuk kontribusi, Kantor Kementrian Agama menyediakan fasilitas baju kaos seragam yang akan dibagikan secara langsung di Lapangan Karebosi Makassar, jelas Aswar melalui press release yang disampaikannya kepada wartawan via pesan singkat, SMS (Short Massage Service, red) pada hari Jumat, (13/12) sekira pukul 11 : 14 : 36 siang. (fadly syarif)     

Luapan Optimisme Disampaikan Syahrir Wahab Terkait Upaya Peningkatan Jalur Perhubungan

Bupati Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, Drs. H. Syahrir Wahab, MM menyampaikan rasa optimismenya untuk segera merampungkan pembenahan jalan poros nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Pelabuhan Pattumbukang, sampai Desa Appatanah di ujung selatan Kecamatan Bontosikuyu.
Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Syahrir mengungkapkan, pembenahan jalan nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Pattumbukang-Appatanah rencananya akan dirampungkan tepat di tahun keempat masa pemerintahannya sebagai Bupati Kepulauan Selayar, periode 2010-2015.
Syahrir menjelaskan, anggaran pembenahan jalan ini sepenuhnya akan dibebankan melalui pos anggaran pembangunan dan belanja nasional tahun 2014 mendatang sebesar tiga puluh milyar rupiah.
Selain membenahi jalan nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Pattumbukang, Pemkab Kepulauan Selayar, kembali merencanakan upaya peningkatan jalan poros lintas Pattumbukang ke arah timur dengan perencanaan anggaran senilai lima ratus juta rupiah yang anggarannya dibebankan melalui pos APBN TA. 2014 mendatang.
Langkah pembenahan jalan nasional lintas Pelabuhan Pamatata-Desa Appatanah merupakan program skala prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dengan mempertimbangkan posisi Pelabuhan Pamatata sebagai gerbang utama keluar-masuknya tamu dari dalam dan luar daerah.
Program pembenahan jalan poros nasional Pelabuhan Pamatata bersifat urgen mengingat posisinya sebagai pintu gerbang utama menuju Kabupaten Kepulauan Selayar, baik melalui jalur penyeberangan kapal ferry maupun Pelabuhan Pelni.
Disamping itu, Pelabuhan Pamatata juga merupakan kawasan terminal Depo BBM pertama di semenanjung Sulsel yang membutuhkan dukungan mobilitas perhubungan cepat dan tepat waktu.
Pertimbangan senada menyertai perencanaan pembenahan dan peningkatan jalan poros Pelabuhan Pattumbukang ke arah timur yang termasuk dalam kategori infrastruktur perhubungan jalan darat antar provinsi dengan mengingat fungsi Pelabuhan Pattumbukang sebagai jalur pelayaran kapal ferry dari Labuang Bajo, NTT-Selayar
Sementara Desa Appatanah ditetapkan sebagai icond pariwisata bahari yang membutuhkan mobilitas perhubungan darat memadai guna untuk memudahkan dan memperlancar aksesibilitas pengunjung, terutama tourist asing dari luar negeri, pungkas mantan Sekab dua periode di Butta Turatea, Kabupaten Jeneponto ini. (fadly syarif)  


   

Pelaku Destructif Fishing Kembali Tertangkap Tim Gabungan Terpadu

Tim patroli gabungan terpadu dari unsur Polres Kepulauan Selayar bersama jajaran Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Takabonerate kembali melakukan penangkapan terhadap Massi yang diduga sebagai pelaku pengebom ikan.
Tersangka ditangkap tim patroli gabungan, di perairan Taka Gantarang, Desa Tarupa, Kecamatan Takabonerate, pada hari Rabu, (11/12) sekira pukul 11.00 Wita. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan tepat pada titik koordinat S 06.28.705,E 121-13.289.
Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit perahu jollor warna putih bertuliskan jandaku, berikut satu buah botol cream soda berisikan pupuk bahan baku bom ikan, lengkap bersama detenator, sumbu buatan, dan satu buah bunre berisi ikan sinrili seberat lima puluh kilogram.
Tersangka warga Desa Tarupa ini, tiba di Mako Polres Kepulauan Selayar, pada hari Rabu, (11/12) sekira pukul 21.30 Wita dan langsung diamankan di Rutan polres setempat. Pelaku tiba dengan pengawalan ketat aparat patroli gabungan yang terdiri dari AIPTU Agus Junihardi, Bripka Laode Asman, dan personil Polhut Balai Taman Nasional Takabonerate yakni, Agusriadi, H. Junaedi, Muh Yunus, serta Muh. Risal.  
Entah sampai kapan perairan laut kita beserta biota didalamnya akan dibiarkan hancur ? Ungkapan keprhatinan ini datang dari Kapolres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH, menyusul kembali tertangkapnya salah seorang nelayan pelaku pengebom ikan di perairan Taka Gantarang, Pulau Tarupa oleh tim gabungan terpadu Polres Kepulauan Selayar dan polhut Balai Taman Laut Nasional Takabonerate pada hari Rabu, (11/12) siang.
Hidayat hanya mampu berharap agar para pengusaha penampung ikan tidak memaksa nelayan kecil untuk mengejar target uang setoran dengan menghalalkan segala bentuk cara, semisal melakukan kegiatan illegal fishing dan memperhadapkan warga nelayan marginal kepada persoalan pelanggaran hukum negara. (fadly syarif)


    


       

Tiga Tersangka Kasus Judi Togel Kembali Menghuni Rutan Polres Kep. Selayar

Komitmen pelayanan prima untuk memberantas segala bentuk penyakit ditengah-tengah lingkungan kehidupan masyarakat kembali direfleksikan secara nyata oleh jajaran aparat kepolisian Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan melalui keberhasilannya menangkap tersangka Hardi (36 thn) warga Jl. Haryono No. 8 Benteng Selayar yang ditangkap tangan petugas, sesaat setelah mengirim pesanan togel berisi nomor shio melalui pesan singkat, SMS (Short Massage Service).
Tersangka ditangkap polisi bersama barang bukti uang senilai tiga puluh ribu rupiah berikut ponsel berisi SMS pesanan angka togel. Bermula dari tertangkapnya, tersangka Hardi, polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Iful (43 thn) warga Jl. Syarif Al Qadri, Benteng Selayar.
Dari tersangka Iful, polisi melakukan pengembangan lanjutan dan melakukan penangkapan ketiga terhadap tersangka Herdi Wijaya (39 thn) warga Jl. DI. Panjaitan Benteng Selayar.
Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut ketiga tersangka langsung diamankan di Rutan Polres Kepulauan Selayar. ketiga tersangka terancam dijerat dengan Pasal 303 KUHP ayat (1) ke 1e dan 2e KUHP Pidana serta pasal 303 KUHP ayat (1) ke 1e dan pasal 55 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara dan denda sebesar dua puluh lima juta rupiah.

Terkait dengan kembali santernya kegiatan tindak pidana judi kupon putih Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH menegaskan, penetapan DPO terhadap Jonshon, warga Pulau Jampea, Kecamatan Pasimasunggu yang disebut-sebut polisi, sebagai bandar kupon putih di wilkum polres setempat. (fadly syarif)  

Kapolres Kepulauan Selayar Pertegas Aturan Menyalakan Lampu di Siang Hari

Meski kewajiban menyalakan lampu disiang hari bagi sepeda motor telah diumumkan secara resmi oleh seluruh jajaran institusi Polri di tanah air, termasuk di wilayah hukum Mako Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan.
Akan tetapi, masih saja terdapat sekelompok orang yang belum paham akan keuntungan dari menyalakan lampu motor di siang hari. Ada yang beralasan menyalakan motor di siang hari adalah pemborosan energi, dan ada juga yang merasa cahaya matahari sudah lebih dari cukup untuk membuat motor terlihat oleh pengendara lain.  
Bahkan tidak sedikit pula diantaranya yang mengeluhkan reflektornya meleleh kepanasan karena terus terusan meyalakan lampu di siang hari. Namun kesemua hal tersebut dibantah secara tegas oleh Kapolres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, AKBP. Moh. Hidayat B, SH.SIK.MH.
Menurut dia, apapun alasan untuk tidak menyalakan lampu, tetap saja, keuntungan menyalakan lampu disiang hari lebih banyak ketimbang kerugiannya, termasuk salah satunya keselamatan diri kita sendiri.
Menyalakan lampu akan membuat kehadiran kita mudah dilihat oleh pengendara lain. Sungguhpun tanpa menyalakan lampu-pun kita masih bisa terlihat, namun dengan lampu menyala, pengendara lain hanya membutuhkan waktu yang lebih sedikit untuk melihat kehadiran anda.
Pengendara mobil atau motor pasti melihat spion hanya dalam waktu sangat singkat. Lampu yang menyala akan mempermudah pengendara lain mendeteksi kehadiran anda melalui spion.
Dengan demikian pengendara yang melihat lain akan bisa melakukan antisipasi ketika melihat anda. Karena seringkali pengendara motor tidak mampu terdeteksi oleh pengendara mobil karena cepatnya motor bergerak. Sehingga tak jarang mobil dan motor saling bersenggolan.
Jelas sudah, alasan menyalakan lampu bukan sekedar aturan lalu-lintas semata. Melainkan salah satu faktor keselamatan yang seharusnya wajib dilakukan. Maka dari itu, nyalakan lampu sebelum anda celaka karena tidak terdeteksi oleh kendaraan lain.
Bagi siapapun pengendara yang melakukan pelanggaran atas ketentuan tersebut akan dijerat dengan UULAJ No. 22 Thn 2009 Pasal 293 ayat (2) jo Pasal 107 ayat (2)  Pengendara sepeda motor yang tidak menyalakan lampu utama pada siang hari didenda dengan denda maksimal Rp 100.000, tegas mantan Kasat PJR Polda Sulselbar ini. (fadly syarif)

Delapan Puluh Unit Kendaraan Roda Dua Terjaring Operasi Zebra di Selayar

Sedikitnya delapan unit kendaraan roda dua dengan berbagai jenis dan type diamankan di Mako Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan dalam status barang bukti. Kendaraan-kendaraan tersebut kata Kasat Lantas Kepulauan Selayar, AKP. Sahabuddin, SE, dijaring polisi dari hasil operasi zebra 2013 yang digelar aparat satuan lalu lintas sejak dari hari Minggu, (8/12) sampai hari dengan hari Senin, (09/12).
Sebelumnya, aparat satuan lalu lintas Polres Kepulauan Selayar juga sempat melancarkan razia serupa yang digelar pada hari Selasa, (3/12) dan berhasil menjaring dua puluh unit kendaraan roda dua yang umumnya tidak disertai dengan alat kelengkapan bermotor, termasuk menertibkan pengendara dari kalangan anak dibawah usia yang nekad berkendara tanpa kelengkapan SIM.
Selain mengamankan puluhan unit kendaraan roda dua, aparat satuan lalu lintas Polres Kepulauan Selayar juga telah melakukan penindakan tegas melalui penerbitan seratus tiga puluh dua lembar surat tilang dan tiga puluh satu lembar tindakan tertulis disertai teguran yang dikenakan bagi pelanggar ringan.
Operasi zebra ini sendiri dijadwalkan akan berlangsung sampai dengan hari Rabu, (11/12) mendatang, jelas pria berpangkat Ajun Komisaris Polisi ini. (fadly syarif)        


Tragedi Berdarah Kembali Berulang di Selayar Satu Unit Motor Vision Dibakar Tersangka

Peristiwa tragedi berdarah kembali membuat gempar masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan. ironisnya, karena kasus pembunuhan yang merenggut nyawa H. Baco (70 thn) ini lagi-lagi berada di wilayah hukum Polsek Bontosikuyu

Korban diduga mati terbunuh oleh Saharuddin (49 thn) warga Desa Harapan, Kecamatan Bontosikuyu yang sehari-harinya bekerja sebagai petani. Sebelum menghabisi nyawa korbannya, tersangka sempat dibonceng dengan menggunakan sepeda motor oleh Bripka Kaharuddin menuju Kecamatan Bontosikuyu.

Namun ditengah jalan, tersangka Kaharuddin tiba-tiba kalap dan hendak memarangi Bripka Kaharuddin di atas motornya. Melihat gelagat tersebut, Bripka Kaharuddin dengan cepat menyikut tersangka hingga terjatuh dari motor.

Setelah terjatuh dari motor, Bripka Kaharuddin langsung meninggalkan tersangka di tengah jalan yang tiba-tiba membabi buta dan hendak mengejar Bripka Kaharuddin.

Dari TKP, Bripka Kaharudin langsung melaporkan kejadian yang nyaris merenggut nyawanya itu. Berselang sepuluh menit kemudian, personil kepolisian gabungan dari Polsek Bontosikuyu dan Polres Kepulauan Selayar, tiba di TKP.

Sesampainya di TKP, polisi menemukan korban H. Baco telah terkapar bersimbah darah di tengah jalan. Diduga kuat, sehabis memarangi kepala bagian belakang dan tangan kanan korban, tersangka langsung kabur dan meninggalkan korban yang  jatuh tersungkur dari atas motornya.

Dilokasi yang sama, polisi menemukan satu unit motor jenis Vixion miik Riswan yang secara kebetulan sedang melintas dan langsung dibakar oleh tersangka saat motor tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya di TKP.

Tidak berselang lama, tersangka dilumpuhkan petugas dengan menembak lutut bagian kirinya. Tindakan penembakan terpaksa dilakukan karena tersangka berusaha melakukan penyerangan terhadap polisi, saat akan berusaha diamankan.

Dari TKP penangkapan, tersangka dilarikan polisi ke RSUD KH. Haiyung, Benteng untuk selanjutnya dilakukan perawatan. Sememtara jenazah korban langsung dibawah ke RSUD KH. Haiyung, Benteng untuk dilakukan proses visum.

Insiden penangkapan terhadap tersangka sempat mengakibatkan AIPTU Mustari mengalami luka pada alis bagian bagian kiri korban.  (fadly syarif)

Tujuh Jam Membelah Samudera Pelayaran Dari Pelabuhan Pattumbukang-Pulau Rajuni

Perjalanan petualangan wisata Komunitas Pemerhati Tama Laut Nasional Takabonerate, Sahabat Pulau dan tim media pendamping diawali dari Mako Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, hari Jum’at (7/6) sekira pukul 4 : 27 subuh.

Rombongan bertolak menuju Pelabuhan Pattumbukang dengan menumpangi armada bus Polri ditengah rasa kantuk dan lelah, sehabis melakukan perjalanan panjang dari Makassar, menuju Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba yang selanjutnya melakukan perjalanan ke Kabupaten Kepulauan Selayar dengan menumpangi armada Bus Aneka Transport.

Rasa kantuk dan lelah terpaksa harus ditahan demi perjuangan untuk lestarinya kondisi alam wisata bahari berkaliber dunia, sepertihalnya kawasan Taman Laut Nasional Takabonerate, sebuah asset wisata pantai berskala international.

Perasaan lelah yang sempat menghinggapi rombongan kian menjadi-jadi, dikala bus Polri tumpangannya harus melewati medan jalan darurat berlumpur dan becek yang baru saja diguyur hujan deras.

Ketegangan dan rasa cemas kontan menyelimuti rombongan menyaksikan kondisi dua medan jalan yang rusak berat. Belum lagi, bus tumpangan mereka terpaksa harus melintas di atas bahu jembatan darurat berbahan baku pohon kelapa seadanya.

Baru beberapa menit setelahnya, mobil dapat melaju di atas jalan beraspal mulus hingga rombongan tiba dengan selamat di pelataran terminal Pattumbukang. Usai perkenalan dan mendengarkan sedikit arahan dari koordinator rombongan yang ditutup do’a bersama, rombongan langsung naik ke kapal yang akan mengantar menuju Pulau tujuan.

Perjuangan panjang rombongan rupanya tidak berakhir sampai di situ saja. Pasalnya, rombongan masih harus melalui arus gelombang laut selama kurang lebih satu jam setengah.

Setelah empat jam membelah samudera pelayaran dari Pelabuhan Pattumbukang, Kecamatan Bontosikuyu, rombongan akhirnya tiba dengan selamat di Pulau Rajuni, Kecamatan Takabonerate, sekira pukul 11.30 Wita dan langsung menunaikan sholat Jum’at berjamaah dengan masyarakat Pulau Rajuni serta berkoordinasi dengan Camat Takabonerate, unsur Muspika, diantaranya Kapolsek, Danramil Kecamatan Takabonerate dan Satpol PP. (fadly syarif) 

Suasana Pelabuhan Rakyat Tradisional Pulau Rajuni








 
Copyright © 2013. TEROPONG NEGERI - at fadly syarif